Maju Terus Pantang Mundur


Inilah semangat 45. Gak boleh menyerah…. Aku sarikan dari bukunya Ongky Hojanto the Secret to More Success

Pernah gak liat tukang batu mengahncurkan bongkahan batu besar dengan martil? Pernah gak, Anda lantas bertanya berapa kali sih ia harus memukul-mukulkan martil agar sebongkah batu itu hancur.

Sepertinya ,bisa dipastikan kalaupun Anda bertanya demikian, Anda tidak akan mendapat jawaban yang pasti. Itu karena memang tukang batu sendiri tidak tahu berapa kali ia harus menghantamkan martil supaya batu besar itu hancur, yang ia tahu adalah selama ia terus memukul dan memukul, batu sekeras dan sebesar apapun pasti akan hancur. Itu yang dia tau…

Nah, Belajar dari tukang batu tadi nieh, kita terkadang sebetulnya sudah hampir berhasil, jika kita tetap mau bertahan sedikit lagi.

Apakah itu menyangkut proposal bisnis yang kita ajukan ke bos kita, negosiasi dengan klien, negosiasi dengan prospek, menawarkan barang atau jasa, atau menjalankan bisnis tertentu. Kita sering kali menyerah terlalu awal.

Ada resep sukses dari para wiraniaga terkenal yang ternyata sangat mudah. Resep ini dibuktikan dengan hasil survey yang mendapati:

  • 44 % pramuniaga melakukan 1 kunjugan lalu menyerah
  • 22 % pramuniaga melakukan 2 kunjugan lalu menyerah
  • 14 % pramuniaga melakukan 3 kunjugan lalu menyerah
  • 12 % pramuniaga melakukan 4 kunjugan lalu menyerah
  • Kira-kira 92 % pramuniaga menyerah menjual sesuatu kepada prospek setelah empat kali kunjugan
  • Hanya 8% pramuniaga yang tetap melakukan kunjungan.
  • 60% pelanggan melakukan pembelian pada kunjungan kelima.

Melihat data statistik di atas, kita harus maju terus pantang mundur karena kita harus selesaikan apa yang telah kita mulai.

Mengingat mungkin hanya tinggal satu langkah lagi, kita akan tiba di tujuan, mundur jelas merupakan pilihan yang bodoh karena kita sudah terlalu jauh melangkah. Yang kita harus perbaiki adalah caranya.

Untuk menjadi juara dunia tinju, kita hanya perlu berdiri sedetik lebih lama dari lawan kita.

1 Komentar

  1. ya, memang begitu. seperti yg dikatakan dalam novel 5 cm. jika belum baca ulasannya ada disini http://dhila13.wordpress.com/2009/01/19/memang-harus-cuma-5-cm/

    salam


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s