Tips Mencegah ATM Anda Tidak Dibobol


Wah, pagi tadi aku merasa was-was banget denger berita di televisi. Sejumlah nasabah bank-bank besar seperti BCA, Mandiri, BNI dan bank-bank lain, mendapati ATM nya banyak yang dibobol. Katanya, sekitar 3000 nasabah dari berbagai bank dilaporkan telah mengalami kejadian naas ini, dengan kerugian ditaksir lebih dari 300 Miliar rupiah. Gila suatu angka yang besar. Ironi dan menyesakkan dada kan.

Mendengar berita itu, aku pun langsung coba cek saldo rekeningku melalui internet banking. Tabunganku emang gak banyak sih, tapi kalau sampe rekeningku itu kebobol, wah aku bisa nangis darah ^_^. Mudah-mudahan aj enggak ya Allah. Doaku dalam hati saat itu.

Ketika aku coba log in ke internet banking BNI, ternyata browser menampilkan pesan untrusted connection. Karuan saja aku pun makin was-was. Ditambah lagi hal yang sama juga terjadi ketika aku log in ke BCA dan Mandiri. Wah gak karuan deh perasaannya. What’s wrong guys? Takut banget. Takut  kalau laptopku udah ke hack.

Setelah aku bisa mengatasi untrusted connection (aku tanya ke Om Google untuk mengatasinya), dan program browserku sudah tak bermasalah lagi, aku cek saldo rekeningku. Dan Alhamdulillah nothing wrong… gak berkurang. Cuma debit-debit tagihan bulanan aja yang menguras saldo. Lega hatiku.

Tapi masalah pencurian atau pembobolan ATM patut kita waspadai sobat. Korbannya udah banyak loh 3000 nasabah. Angkanya pun fantastis. So, we must be careful.

Seperti yang terekam dalam pembicaraan antara ahli Forensik IT dengan reporter MetroTV, bahwa kasus pembobolan ATM adalah murni kriminal pencurian. Modusnya terbilang rapi. Dengan bermodalkan kamera pulpen yang kecil, mereka memata-matai, pengguna ATM untuk melihat PIN yang di enter oleh nasabah bank, setelah mereka mengetahui PIN, mereka akan merekamnya. Karena kehebatan mereka untuk menduplikasi kartu, mereka pun dengan mudah membobol ATM nasabah yang sudah diketahui no.PIN nya tadi.

Lalu bagaimana menanggulangi atau melakukan tindakan preventif terhadap aksi pembobolan ATM? Ahli forensik IT yang diwawancara reporter Metro TV ketika itu, punya jawabaannya. Inilah tip-tipsnya:

  1. Perhatikan lubang masuknya kartu ATM, apakah ada keganjilan, kalau misalnya kelihatan ada solatip dan yang lainnya, sepatutnya kita curiga dan melaporkan hal ini ke petugas bank yang bersangkutan.
  2. Perhatikan sekeliling kita, apakah ada benda-benda yang mencurigakan layaknya kamera (tetapi bukan kamera CCTV, biasanya seperti yang saya lihat di Metro, Kamera pengintai diletakan ditempat yang mengarah ke keypad ATM.
  3. Gantilah PIN kita secara berkala, ini demi keamanan kita.
  4. Usahakan tutup dengan tangan kita ketika kita mengambil uang, hal ini dimaksudkan agar PIN kita tidak terbaca oleh orang sebelah atau belakang kita.
  5. Perhatikan juga daerah sekitar lubang tempat masuknya ATM, apakah kelihatan ada keganjilan atau tidak. Katanya bila terdapat,dudukan lubang ATM gkita, maka kita patut curiga, berarti ada seorang penjahat yang bermaksud memata-matai pengguna ATM kita.

Oke, sobat. Semoga info ini bermanfaat…

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s