Khasiat dan Manfaat Sayur Kangkung

Kita pasti kenal sama sayur yang satu ini. Sayur ini sering dicap sebagai penyebab kantuk dan malas. Seolah kita menyepelekannya. Padahal sayur ini punya khasiat dan manfaat yang luar biasa.

Ya, Kangkung ternyata bisa digunakan sebagai obat herbal. Bisa digunakan sebagai anti racun dan dapat mengobati berbagai penyakit. Apa aja penyakit yang bisa disembuhkan oleh kangkung? dan bagaimana caranya? Silahkan baca aja selengkapnya di sini

http://rahmatmuntaha.com/khasiat-kangkung-si-pengusir-racun/

Enam Dalil Haram Merokok Yang Dikeluarkan Muhammadiyah

Muhammadiyah, salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, telah mengeluarkan fatwa haram rokok.  Fatwa haram ini bertujuan untuk mengupayakan pemeliharaan dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat sebagai bagian dari tujuan syariah atau hukum Islam.

Berikut dalil yang melandasi diambilnya keputusan bahwa merokok adalah haram seperti yang ada dalam naskah Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid bernomor 6/SM/MTT/III/2010:

1. Merokok termasuk kategori perbuatan melakukan khabaa’its (kotor/najis) yang dilarang dalam Al Quran Surat Al a’raf (ayat) 157.

2. Perbuatan merokok mengandung unsur menjatuhkan diri ke dalam kebinasaan dan bahkan merupakan perbuatan bunuh diri secara perlahan sehingga itu bertentangan dengan larangan Al Quran Al Baqoroh (ayat) 2 dan An Nisa (ayat) 29.

3. Perbuatan merokok membahayakan diri dan orang lain yang terkena paparan asap rokok sebab rokok adalah zat adiktif plus mengandung 4000 zat kimia, 69 di antaranya adalah karsinogenik/pencetus kanker (Fact Sheet TCSC-AKMI, Fakta Tembakau di Indonesia) sebagaimana telah disepakati oleh para ahli medis dan para akademisi kesehatan. Oleh karena itu merokok bertentangan dengan prinsip syariah dalam hadits Nabi SAW bahwa “tidak ada perbuatan membahayakan diri sendiri dan membahayakan orang lain.”

4. Rokok diakui sebagai zat adiktif dan mengandung unsur racun yang membahayakan walaupun tidak seketika melainkan dalam beberapa waktu kemudian sehingga oleh karena itu perbuatan merokok termasuk kategori melakukan sesuatu yang melemahkan sehingga bertentangan dengan hadits Nabi SAW yang melarang setiap perkara yang memabukkan dan melemahkan.

5. Oleh karena merokok jelas membahayakan kesehatan bagi perokok dan orang sekitar yang terkena paparan asap rokok, maka pembelanjaan uang untuk rokok berarti melakukan perbuatan mubazir (pemborosan) yang dilarang dalam Al Quran Surat Al Isra (ayat) 26-27.

6. Merokok bertentangan dengan unsur-unsur tujuan syariah (maqaasid asy-syariiah) yaitu perlindungan agama, jiwa/raga, akal, keluarga dan harta.

Keenam dalil yang melandasi dikeluarkannya fatwa haram merokok oleh Muhammadiyah di atas mudah-mudahan menjadi pertimbangan kita semua, baik kita sebagai perokok aktif atau kita sebagai perokok pasif. Yang pasif berusahalah untuk terus menasihati teman-temannya yang merokok. Tentu ini demi kebaikan kita bersama.

Sekian, mudah-mudahan bermanfaat…

Artikel terkait

Ngerinya Dampak Merokok Bagi Kesehatan

Ramuan Tradisional bagi Penderita KENCING MANIS

Penyakit yang satu ini tentu tidak semanis namanya yaitu kencing manis. Namanya juga penyakit pasti sakit dan berbahaya.

Kencing manis atau istilah kedokterannya diabetes mellitus adalah keadaan dimana gula dalam darah berlebih. Makanya rasanya jadi manis. Hal ini timbul karena tubuh tidak bisa menghasilkan hormon insulin yang cukup untuk mengubah gula dalam darah menjadi glikogen. Glikogen ini akan disimpan dalam otot atau jaringan hati.

Namun, karena hormon insulinnya kurang, maka gula dalam darah akan menumpuk. Akibatnya, kadar gula dalam darah meningkat dan ginjal tidak mampu menyerap gula ini kembali sehingga gula darah lolos melalui saringan dan keluar bersama air seni. Gejala yang umum diderita oleh penderita kencing manis di antaranya cepat lelah, selalu merasa haus dan lapar, serta jika mengalami luka akan susah sekali sembuhnya. Selengkapnya untuk mengenali gejala kencing manis bisa dilihat DI SINI.

Di bawah ini diuraikan beberapa resep ramuan tradisional yang dapat digunakan sebagai
alternatif untuk mengobati kencing manis.

1. BUNGUR

Bungur (lagerstromia speciosa) adalah tanaman berbentuk pohon yang tingginya mencapai 5-25 m. Batangnya umumnya bengkok, demikian juga dengan percabangan-nya. Daunnya berbentuk jorong dengan panjang 24 cm dan lebarnya 12 cm.

Bunganya berbentuk malai yang panjangnya mencapai 40 cm, berwarna ungu. Umumnya, tanaman ini banyak dijumpai sebagai peneduh jalan. Selain jenis di atas, ada pula bungur yang bunganya merah muda, yaitu jenis lagerstromia indica.

Daun dan buah bungur mengandung plantisul, yaitu zat yang aktivitasnya seperti insulin. Menurut hasil penelitian, daun bungur yang sudah tua sebanyak 20 g. Jika direbus dalam 100 ml air selama 45 menit dan diminum, memiliki kekuatan 6 – 6,7 unit insulin. Sebenarnya, seluruh bagian tanaman bu-ngur bisa digunakan untuk obat kencing manis, tetapi yang terbaik adalah daunnya yang sudah tua.

Cara membuat ramuan:
Siapkan 30 g daun bungur tua yang masih segar dari jenis bungur yang berbunga ungu, lalu direbus dalam 150 ml air selama kurang lebih 1 jam. Air rebusannya itu kemudian dibagi tiga untuk diminum tiga kali sehari masing-masing 50 ml. Meminumnya sebaiknya sete-ngah atau satu jam sebelum makan. Ini dilakukan tiap hari sampai penyakit kencing manisnya sembuh.

2. SALAM
Salam (eugenia polyantha). Adalah tanaman berupa pohon yang tingginya mencapai 25 m. Tumbuhan dari suku myrtaceace ini tersebar mulai dari Burma sampai dengan Pulau Jawa. Di daerah Jawa, tanaman ini sering disebut manting. Di daerah Madura dan Sunda, disebut salam,
sedangkan di Sumatera disebut meselengan.

Daun tumbuhan ini berbentuk lonjong, berbau sedap jika diremas sehingga banyak digunakan sebagai bumbu penyedap masakan. Buahnya berbentuk bulat dan berwarna merah jika sudah tua.

Cara membuat ramuan:
Daun salam sebanyak 75-100 gr direbus dalam tiga gelas air hingga tinggal setengahnya. Air rebusannya kemudian didinginkan dan disaring, lalu diminum tiga kali sehari masing-masing setengah gelas.

Hari berikutnya, daun salam yang telah direbus itu ditambah air sama banyak, direbus lagi sampai tinggal setengahnya. Air rebusannya di-minum lagi dengan cara yang sama. Hari ketiga, daun salamnya diganti dengan yang baru, lalu direbus lagi, dan diminum kembali seperti cara tersebut di atas. Hal itu dilakukan sampai kadar gula dalam darah kembali normal.

3. JUWET ATAU JAMBLANG
Tanaman juwet atau jamblang (syzygium cumini). Berupa pohon yang batangnya bergaris tengah 60 cm dan tingginya bisa mencapai 15 m. Buah juwet berwarna biru keungu-unguan (juwet biasa) atau hitam (juwet ireng-ireng).

Di samping yang berbuah biru dan hitam tersebut, ada pula varietas yang buahnya berwarna ungu (juwet daging), bahkan ada pula yang berwarna putih (juwet bawang). Biji juwet mampu menyembuhkan gejala “lama sekali sembuhnya luka”. Diduga, glukosida phytomelin dalam biji juwet mampu mengurangi kerapuhan pembuluh-pembuluh darah kapiler sehingga luka-luka yang ada bisa cepat sembuh. Selain itu, biji juwet juga mampu mengatasi gejala mudah lelah dan kurang tenaga. Diduga, alfa-phytosterol dalam biji itu, yaitu sejenis sterol yang bersifat anticholesteremik, mampu mencegah kelebihan kolesterol. Kadar glukosa yang tinggi dalam darah penderita kencing manis, membuat kadar kolesterol yang masih rendah saja sudah seperti kondisi parah. Seolah-olah darah itu sudah kebanyakan kolesterol sehingga tugas darah terganggu. Akibatnya, pembangkitan tenaga hasil oksidasi zat makanan menjadi energi akan macet, berkuranglah tenaga dan penderita akan merasa lesu.

Cara membuat ramuan:
Sebuah biji juwet bawang atau 15 biji juwet biasa ditumbuk halus, lalu direbus dalam dua gelas air. Air rebusan ini diminum sedikit-sedikit dan jumlah yang ada harus dihabiskan sepanjang hari. Bisa diangsur dengan minum tiga kali sehari, boleh juga dua kali sehari. Pemberian jamu ini mungkin diperlukan 2-3 hari.

Pengobatan dihentikan kalau badan sudah merasa segar, tidak lesu, dan kekurangan tenaga lagi.
Perlu diketahui bahwa biji juwet hanya mengobati gejala kencing manis, sedangkan kekurangan insulin yang menjadi penyebab utama penyakit ini tidak bisa diatasi biji juwet sehingga di samping meminum ramuan biji juwet ini, penderita kencing manis juga harus mengurangi makan makanan berkarbohidrat tinggi. Jika produksi hormon insulin oleh tubuh sudah normal kembali,
jamu juwet dan diet karbohidrat bisa dihentikan.

4. PARE ATAU PARIA
Pare (momordica charantia) termasuk golongan sayuran buah. Pare termasuk tumbuhan merambat yang memerlukan penopang para-para atau tumbuhan lain sehingga tanaman ini
memiliki alat penopang yang berbentuk pilin.

Ada tiga jenis pare yang biasa ditanam orang yaitu pare putih, pare hijau, dan pare ular. Pare putih buahnya besar, berbentuk bulat panjang, warnanya putih, dengan permukaan kulit buah yang berbintil-bintil besar. Pare hijau berukuran lebih kecil, berbentuk lonjong, dan permukaan kulitnya berbintil-bintil halus.

Sedangkan pare ular berukuran sekira 60 cm panjangnya, berbentuk bulat, berwarna hijau dengan belang-belang putih mirip kulit ular. Permukaan kulitnya halus, tidak ada bintil-bintilnya.

Sama halnya dengan juwet, pare ini hanya mengobati penderita kencing manis yang masih dalam tahap ringan dan penyembuhannya tidak bergantung pada suntikan insulin. Biasanya, penderita pada tingkat ini masih memiliki kelenjar pancreas yang masih bisa menghasilkan hormon insulin. Diduga zat yang dapat menurunkan kadar gula darah dalam buah pare ini adalah sejenis glukosida, yaitu momordisin.

Cara membuat ramuan:
Buah pare diparut atau dihaluskan, lalu diambil ekstrak perasan buahnya. Perasan ini diminum tiga kali sehari sampai kadar gula darah kembali normal.

5. UBI JALAR
Ubi jalar (ipomea batatas) yang umbinya merah, menurut hasil penelitian, mampu menggantikan 6,76 – 06 unit insulin. Penderita kencing manis dapat mengonsumsi 300 gr pucuk daun ubi jalar setiap hari sebagai lalapan. Akan tetapi, untuk penderita kencing manis yang memiliki juga sakit mag, sebaiknya jangan memilih resep daun ubi jalar ini. Pilih saja resep dari buah pare, biji juwet, atau dari daun bungur.

Ramuan tradisional untuk mencegah dan mengobati kencing manis ini saya ambil berdasarkan sumber dari http://www.cafepojok.com. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba. ^_^

Kenali Sepuluh Gejala Kencing Manis

Anda sering kencing, gatal-gatal atau berat badan turun? Hati-hati, mungkin aja itu gejala kencing manis. Kalau itu terjadi, wah bisa gawat. Yuk kita kenali apa itu kencing manis dan apa aja gejala-gejalanya….

Kencing manis atau yang biasa disebut Diabetes Melitus merupakan keadaan dimana kadar gula dalam darah berlebih atau istilah lainnya hiperglikemia. Keadaan ini berlangsung lama (kronik) dan disertai berbagai kelainan metabolik akibat gangguan hormonal, yang menimbulkan berbagai komplikasi kronik pada berbagai organ tubuh.

Diabet, kalau didiamkan dan menjadi komplikasi, bisa menyebabkan kematian pada penderitanya. Konon K.H. Abdurrohman Wahid alias Gus Dur pun dikabarkan meninggal karena komplikasi ganguan diabetes, jantung dan ginjal.

So, mari kita kenali sejak dini gejala diabet supaya kita bisa melakukan tindakan preventif untuk menanggulanginya agar tidak menjadi kronis. Apa saja gejala diabetes itu? Inilah sepuluh gejala Diabetes Militus yang juga sering disosialisasikan di hospital-hospital melalui poster bergambar di bawah ini. Kalau mau lebih jelas, silahkan klik pada gambarnya…. 😉

Untuk mendiagnosa secara pasti apakah seseorang benar menderita penyakit kencing manis atau Diabetes Mellitus (DM) maka diperlukan pemeriksaan gula darah atau glukosa.

Disebut DM jika gula darah lebih dari 200mg/dl atau gula darah puasa sama dengan atau lebih dari 126mg/dl.

Semoga aja kita bisa terhindar dari penyakit DM dengan menerapkan berbagai pola hidup sehat. Penyakit ini tidak bisa disembuhkan secara total, namun dapat dikendalikan dengan olah raga, diet dan obat-obatan….