Seputar SPAM, Arti SPAM dan Apa Itu SPAM

Hallo… sobat!!!

tulisan ini adalah mengenai SPAM. Apa itu SPAM, seputar arti SPAM dan kayak apa SPAM itu.

Mungkin diantara kalian sudah banyak yang tahu makhluk seperti apa SPAM itu. Kalian yang banyak berkecimpung di dunia internet pastinya paham benar what is SPAM? tapi gak ada salahnya koq untuk menyimak tulisan ini. Siapa tahu ada ilmu baru yang bisa kalian dapet. Atau mungkin kalian mau nambahin penjelasannya. Aku welcome banget kok. hee

Bagi yang belum tahu, simak yah tulisan tentang SPAM ini. Gak usah bingung dengan SPAM, yang jelas, tentu saja SPAM sangat berbeda dengan SATPAM. haha, Beda jauh khan?  🙂

Oke, silahkan baca aja tulisannya. Aku tulis di link ini http://rahmatmuntaha.com/seputar-spam-arti-dan-apa-itu-spam/, di blog baruku, RAHMATMUNTAHA.com

Semoga bermanfaat!!! 🙂

Iklan

Cara Memasang Tampilan Yahoo Messenger di WordPress

Andai suka chatting, mungkin Anda berhasrat mencantumkan atau memasang status YM – Yahoo Messenger di Blog / WordPress? Untuk layanan costumer service usaha Anda, ada baiknya status YM – Yahoo Messenger dipasang di blog Anda, agar terkesan professional.

Berikut beberapa langkah yang harus dilakukan untuk memasang status YM – Yahoo Messenger!
1. Masuklah ke bagian Appearance (tampilan) Anda. Pilih Widgets
2. Tambahkan pilihan Widget Text
3. Klik save changes (simpan perubahan)
4. Silahkan copy-edit-paste code html ini:

<a href=”http://edit.yahoo.com/config/send_webmesg?.target=ID_YM_Anda&.src=pg”><img border=”0″ src=”http://opi.yahoo.com/online?u=ID_YM_Anda&m=g&t=1&l=us”></a>

Gantilah ID_YM_Anda dengan nama ID Yahoo Messenger Anda.
Optional : Anda dapat mengantikan bentuk tampilan status YM dengan menggantikan nilai t=1 dengan nilai t sebesar 0,1,2,3,4, dsl 16. (masing-masing angka menampilkan icon yang menarik).

5. Setelah Anda meng-copy text tersebut. Klik save changes (simpan perubahan) lagi.
6. Setting sudah selesai.
7. Anda dapat mengaktifkan YM Anda, dan klik refresh pada tampilan home blog Anda. Maka status YM di blog Anda  segera akan muncul.
8. Selamat Mencoba.

Ini adalah Gambar sesuai Kode 0 – 16 yang saya maksud :

Tampak Tampilan Status YM Online

Tampak Tampilan Status YM Offline

Ada Kobaran Api Yang Menyala Di Dasar Samudera

Setelah beberapa waktu lalu ada fenomena aneh yaitu sungai di bawah laut Mexico, kali ini sebuah keajaiban yang diluar logika telah terjadi di kepulauan Hawai.

Sebuah kobaran api di dalam laut yang disebabkan oleh retakan di dasar lautan yang mengeluarkan lava, dan lava ini menyebabkan air mendidih hingga suhunya lebih dari seribu derajat Celcius. Meskipun suhu lava tersebut luar biasa tingginya, ia tidak bisa membuat air laut menguap, dan walaupun air laut ini berlimpah-luah, ia tidak bisa memadamkan api.

Subhanallah..! Maha Benar Firman Allah Swt.

Dia bersumpah di dalam Al-Qur’an atas fenomena kosmik unik ini. Firman-Nya:

“Demi bukit, dan kitab yang ditulis; pada lembaran yang terbuka; dan demi Baitul Ma’mur; dan atap yang ditinggikan (langit), dan laut yang di dalam tanahnya ada api, sesungguhnya azab Tuhanmu pasti terjadi, tidak seorangpun yang dapat menolaknya.” (Qs. Ath-Thur: 1-8)

Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Tidak ada yang mengarungi lautan kecuali orang yang berhaji, berumrah atau orang yang berperang di jalan Allah. Sesungguhnya di bawah lautan terdapat api dan di bawah api terdapat lautan.”

Ini adalah dua buah video ekspolarasi di dasar laut kepulauan Hawaii yang juga banyak beredar di youtube. Silahkan sahabat download untuk melihat sebuah keajaiban kebenaran kalam-kalam Allah dalam Al-Quran.

dan video kobaran Api di dalam laut berikut

Dan berikut adalah foto-foto hasil jepretan Dana Stephenson, Trevor Gregory dan Lothar Slabon yang memperlihatkan letusan gunung berapi di bawah laut di Pulau Tonga. Sebuah pulau yang berada di Samudera Pasifik Selatan. Gunung ini meletus sebagai akibat gempa bumi berkekuatan 4.4 skala Richter pada 13 Maret 2009.

…tampak jelas bahwa gunung-gunung tengah samudera tersebut sebagian besar terdiri dari bebatuan berapi (volcanic rocks) yang dapat meledak layaknya ledakan gunung berapi yang dahsyat…

Hikayat dan Legenda Mbah Priok

Periuk tersebut lama-lama bergeser
dan akhirnya sampai ke laut

Al Imam Al Arif Billah Sayyidina Al Habib Hasan bin Muhammad Al-Haddad lahir di Seberang Ulu, Palembang, Sumatera Selatan, pada tahun 1291 H / 1870 M. Semasa kecil beliau belajar mengaji kepada kakek dan ayahnya di Palembang. Saat remaja, beliau mengembara selama bebarapa tahun ke Hadramaut, Yaman, untuk belajar agama, sekaligus menelusuri jejak leluhurnya, Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad, Shohib Ratib Haddad, yang hingga kini masih dibaca sebagian besar kaum muslimin Indonesia. Beliau menetap beberapa tahun lamanya, setelah itu kembali ke tempat kelahirannya, di Ulu, Palembang.

Ketika petani Banten, dibantu para Ulama, memberontak kepada kompeni Belanda (tahun 1880), banyak ulama melarikan diri ke Palembang; dan disana mereka mendapat perlindungan dari Habib Hasan. Tentu saja pemerintah kolonial tidak senang. Dan sejak itu, beliau selalu diincar oleh mata-mata Belanda.

Pada tahun 1899, ketika usianya 29 tahun, beliau berkunjung ke Jawa, ditemani saudaranya, Habib Ali Al-Haddad, dan tiga orang pembantunya, untuk berziarah ke makam Habib Husein Al Aydrus di Luar Batang, Jakarta Utara, Sunan Gunung Jati di Cirebon dan Sunan Ampel di Surabaya. Dalam perjalanan menggunakan perahu layar itu, beliau banyak menghadapi gangguan dan rintangan. Mata-mata kompeni Belanda selalu saja mengincarnya. Sebelum sampai di Batavia, perahunya di bombardier oleh Belanda. Tapi Alhamdulillah, seluruh rombongan hingga dapat melanjutkan perjalanan sampai di Batavia.

Dalam perjalanan yang memakan waktu kurang lebih dua bulan itu, mereka sempat singgah di beberapa tempat. Hingga pada sebuah perjalanan, perahu mereka dihantam badai. Perahu terguncang, semua perbekalan tumpah ke laut. Untunglah masih tersisa sebagian peralatan dapur, antara lain periuk, dan beberapa liter beras. Untuk menanak nasi, mereka menggunakan beberapa potong kayu kapal sebagai bahan bakar. Beberapa hari kemudian, mereka kembali dihantam badai. Kali ini lebih besar. Perahu pecah, bahkan tenggelam, hingga tiga orang pengikutnya meninggal dunia. Dengan susah payah kedua Habib itu menyelamatkan diri dengan mengapung menggunakan beberapa batang kayu sisa perahu. Karena tidak makan selama 10 hari, akhirnya Habib Hasan jatuh sakit, dan selang beberapa lama kemudian beliaupun wafat.
Sementara Habib Ali Al-Haddad masih lemah, duduk di perahu bersama jenazah Habib Hasan, perahu terdorong oleh ombak-ombak kecil dan ikan lumba-lumba, sehingga terdampar di pantai utara Batavia. Para nelayan yang menemukannya segera menolong dan memakamkan jenazah Habib Hasan. Kayu dayung yang sudah patah digunakan sebagai nisan dibagian kepala; sementara di bagian kaki ditancapkan nisan dari sebatang kayu sebesar kaki anak-anak. Sementara periuk nasinya ditaruh disisi makam. Sebagai pertanda, di atas makamnya ditanam bunga tanjung. Masyarakat disekitar daerah itu melihat kuburan yang ada periuknya itu di malam hari selalu bercahaya. Lama-kelamaan masyarakat menamakan daerah tersebut Tanjung Priok. Sesuai yang mereka lihat di makam Habib Hasan, yaitu bunga tanjung dan periuk.

Konon, periuk tersebut lama-lama bergeser dan akhirnya sampai ke laut.
Banyak orang yang bercerita bahwa, tiga atau empat tahun sekali, periuk tersebut di laut dengan ukuran kurang lebih sebesar rumah. Diantara orang yang menyaksikan kejadian itu adalah anggota TNI Angkatan Laut, sersan mayor Ismail. Tatkala bertugas di tengah malam, ia melihat langsung periuk tersebut.

Karena kejadian itulah, banyak orang menyebut daerah itu : Tanjung Priok.
Sebenarnya tempat makam yang sekarang adalah makam pindahan dari makam asli. Awalnya ketika Belanda akan menggusur makam Habib Hasan, mereka tidak mampu, karena kuli-kuli yang diperintahkan untuk menggali menghilang secara misterius. Setiap malam mereka melihat orang berjubah putih yang sedang berdzikir dengan kemilau cahaya nan gemilang selalu duduk dekat nisan periuk itu. Akhirnya adik Habib Hasan, yaitu Habib Zein bin Muhammad Al-Haddad, dipanggil dari Palembang khusus untuk memimpin doa agar jasad Habib Hasan mudah dipindahkan. Berkat izin Allah swt, jenazah Habib Hasan yang masih utuh, kain kafannya juga utuh tanpa ada kerusakan sedikitpun, dipindahkan ke makam sekarang di kawasan Dobo, tidak jauh dari seksi satu sekarang.
Salah satu karomah Habib Hasan adalah suatu saat pernah orang mengancam Habib Hasan dengan singa, beliau lalu membalasnya dengan mengirim katak. Katak ini dengan cerdik lalu menaiki kepala singa dan mengencingi matanya. Singa kelabakan dan akhirnya lari terbirit-birit.

( Al – Kisah No. 07 / Tahun III / 28 Maret – 10 April 2005 & No. 08 / Tahun IV / 10-23 April 2006 ). Sumber MT Ashalatu ‘Alan Nabi

Pelabuhan Tanjung Priok
Al Imam Al Arif Billah Sayyidina Al Habib Hasan Bin Muhammad Al Haddad R.A kurang lebih 23 tahun dimakamkan, pemerintah Belanda pada saat itu bermaksud membangun pelabuhan di daerah itu. Pada saat pembangunan berlangsung banyak sekali kejadian yang menimpa ratusan pekerja (kuli) dan opsir belanda sampai meninggal dunia. Pemerintah belanda menjadi bingung dan heran atas kejadian tersebut dan akhirnya menghentikan pembangunan yang sedang dilaksanakan.

Rupanya pemerintah belanda masih ingin melanjutkan pembangunan pelabuhan tersebut dengan cara pengekeran dari seberang (sekarang dok namanya), alangkah terkejutnya mereka saat itu ketika melihat ada orang berjubah putih sedang duduk dan memegang tasbih di atas makam. Maka dipanggil beberapa orang mandor untuk membicarakan peristiwa tersebut. Setelah berembuk diputuskan mencari orang yang berilmu yang dapat berkomunikasi dengan orang yang berjubah putih yang bukan lain adalah Al Imam Al Arif Billah Sayyidina Al Habib Hasan Bin Muhammad Al Haddad R.A. setelah berhasil bertemu orang berilmu yang dimaksud (seorang kyai) untuk melakukan khatwal, alhasil diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut :

1.Apabila daerah (tanah) ini dijadikan pelabuhan oleh pemerintah belanda tolong sebelumnya pindahkanlah saya terlebih dulu dari tempat ini.
2.Untuk memindahkan saya, tolong hendaknya hubungi terlebih dulu adik saya yang bernama Al Arif Billah Al Habib Zein Bin Muhammad Al Haddad R.A yang bertempat tinggal di Seberang Ulu Palembang, Sumatera Selatan.

Akhirnya pemerintah belanda menyetujui permintaan Al Imam Al Arif Billah Sayyidina Al Habib Hasan Bin Muhammad Al Haddad R.A (dalam khatwalnya) kemudian dengan menggunakan kapal laut mengirim utusannya termasuk orang yang berilmu tadi untuk mencari Al Arif Billah Al Habib Zein Bin Muhammad Al Haddad R.A yang bertempat tinggal di Ulu, Palembang.

Al Arif Billah Al Habib Zein Bin Muhammad Al Haddad R.A sangat mudah ditemukan di Palembang, sehingga dibawalah langsung ke Pulau Jawa untuk membuktikan kebenarannya. Al Arif Billah Al Habib Zein Bin Muhammad Al Haddad R.A dalam khatwalnya membenarkan “Ini adalah makam saudaraku Al Arif Billah Sayyidina Al Habib Hasan Bin Muhammad Al Haddad R.A yang sudah lama tidak ada kabarnya.”

Selama kurang lebih 15 hari lamanya Al Arif Billah Al Habib Zein Bin Muhammad Al Haddad R.A menetap untuk melihat suasana dan akhirnya Al Arif Billah Sayyidina Al Habib Hasan Bin Muhammad Al Haddad R.A dipindahkan di jalan Dobo yang masih terbuka dan luas. Dalam proses pemindahan jasad Al Arif Billah Sayyidina Al Habib Hasan Bin Muhammad Al Haddad R.A masih dalam keadaan utuh disertai aroma yang sangat wangi, sifatnya masih melekat dan kelopak matanya bergetar seperti orang hidup.

Setelah itu Al Arif Billah Al Habib Zein Bin Muhammad Al Haddad R.A meminta kepada pemerintah belanda agar makam Al Arif Billah Sayyidina Al Habib Hasan Bin Muhammad Al Haddad R.A itu dipagar dengan kawat yang rapih dan baik serta diurus oleh beberapa orang pekerja. Pemerintah belanda pun memenuhi permintaan Al Arif Billah Al Habib Zein Bin Muhammad Al Haddad R.A.

Setelah permintaan dipenuhi Al Arif Billah Al Habib Zein Bin Muhammad Al Haddad R.A meminta waktu 2 sampai 3 bulan lamanya untuk menjemput keluarga beliau yang berada di Ulu, Palembang. Untuk kelancaran penjemputan itu, pemerintah belanda memberikan fasilitas. Dalam kurun waktu yang dijanjikan Al Arif Billah Al Habib Zein Bin Muhammad Al Haddad R.A kembali ke Pulau Jawa dengan membawa serta keluarga beliau.

Dalam pemindahan jenazah Al Imam Al Arif Billah Sayyidina Al Habib Hasan Bin Muhammad Al Hadda R.A tersebut banyak orang yang menyaksikan diantaranya :
1.Al Habib Muhammad Bin Abdulloh Al Habsy R.A
2.Al Habib Ahmad Dinag Al Qodri R.A, dari gang 28
3.K.H Ibrahim dari gang 11
4.Bapak Hasan yang masih muda sekali saat itu
5.Dan banyak lagi yang menyaksikan termasuk pemerintah belanda

Kemudian Bapak Hasan menjadi penguru makam Al Imam Al Arif Billah Sayyidina Al Habib Hasan Bin Muhammad Al Hadda R.A. Saat ini semua saksi pemindahan tersebut sudah meninggal. Merekalah yang menyaksikan dan mengatakan jasad Al Imam Al Arif Billah Sayyidina Al Habib Hasan Bin Muhammad Al Hadda R.A masih utuh dan kain kafannya masih mulus dan baik, selain itu wangi sekali harumnya.

Dipemakaman itulah dikebumikan kembali jasad Al Imam Al Arif Billah Sayyidina Al Habib Hasan Bin Muhammad Al Hadad R.A yang sekarang ini pelabuhan PTK (terminal peti kemas) Koja Utara, Kecamatan Koja, Tanjung Priok – Jakarta Utara.

Setelah pemindahan makam banyak orang yang berziarah ke makam Al Imam Al Arif Billah Sayyidina Al Habib Hasan Bin Muhammad Al Hadda R.A sebagaimana yang diceritakan oleh putera Al Arif Billah Al Habib Zein Bin Muhammad Al Haddad R.A yaitu Al Arif Billah Al Habib Ahmad Bin Zein Al Haddad R.A.

Pada Tahun 1841 Al Arif Billah Al Habib Zein Bin Muhammad Al Haddad R.A di gang 12 kelurahan Koja Utara kedatangan tamu yaitu Al Arif Billah Al Habib Ali Al Haddad R.A (orang yang selamat dalam perjalanan dari Ulu, Palembang ke Pulau Jawa) dan beliau menceritakan kejadian yang dialaminya bersama Al Imam Al Arif Billah Sayyidina Al Habib Hasan Bin Muhammad Al Hadad R.A beserta 3 orang azami. Cerita tersebut disaksikan Al Arif Billah Al Habib Ahmad Bin Zein Al Haddad R.A. Dari cerita itulah maka dijadikannya Maqib Maqom Kramat Situs Sejarah Tanjung Priuk (dalam pelabuhan peti kemas (TPK) Koja, Tanjung Priuk, Jakarta Utara).

Sumber: unic77.blogspot.com

Google Replay, Fitur Baru Google Untuk Pencari Arsip Twitter

Berita Teknologi dari KOMPAS.com

MOUNTAIN VIEW, Google akhirnya menyediakan layanan yang menyediakan pencarian pesan-pesan twitter berdasarkan kata kunci tertentu. Namun, layanan ini berbeda dengan fungsi mesin pencarian di Twitter yang hanya menyajikan hasil pencarian teranyar. Milik Google menyajikan hasil pencarian berdasarkan waktu ke semua arsip yang dimiliki Twitter.

“Pesan Twitter dan update pesan pendek lainnya menciptakan sejarah perbincangan yang bisa memberikan informasi penting mengenai apa yang terjadi dan bagaimana reaksi masyarakat,” kata Dylan Casey, manajer produk pencarian real time Google dalam blog resmi perusahaan tersebut.

Dengan terobosan yang dilakukan Google itu, setiap pengguna internet kini bisa menelusuri topik apapun pada waktu tertentu. Dalam hasil pencarian malah ditambahkan bagan atau grafik yang menunjukkan tingkat popularitas topik yang dicari dari hari ke hari. Fitur ini disebut Google “replay”.

Saat ini fitur ini baru bisa melacak topik di Twitter mulai 11 Februari 2010, namun Google menjanjikan kelak akan bisa melacak bahkan sampai pesan pertama Twitter. Fitur replay ini sudah tersedia namun akan diterapkan ke seluruh dunia dalam beberapa minggu ke depan. Tapi, kalau Anda ingin mencobanya silakan klik di sini.

Prof. WAID BARKASH: Muhammad SAW Juga Nabinya Ummat Hindu

Berita tentang Nabi Muhammad adalah KALKY AUTAR (Petunjuk Yang Maha Agung) yang disebut dalam Kitab Suci Ummat Hindu yakni Kitab Wedha ini aku peroleh dari salah satu blog di multiply dan di forum KasKus.

Hasil penelitian Prof. Waid Barkash, salah seorang pendeta besar kaum Brahmana, memberitakan bahwa KALKY AUTAR yang dimaksud Kitab Wedha ciri-cirinya sama persis dengan Nabi Muhammad SAW.

Berita selengkapnya silahkan dibaca di bawah ini, yang juga dimuat dalam buletin Aktualita Dunia Islam. Mudah-mudahan aja ini bermanfaat ya, untuk semuanya!

New Delhi, India.

Seorang professor bahasa dari ALAHABAD UNIVERSITY INDIA dalam salah satu buku terakhirnya berjudul “KALKY AUTAR” (Petunjuk Yang Maha Agung) yang baru diterbitkan memuat sebuah pernyataan yang sangat mengagetkan kalangan intelektual Hindu.

Sang professor secara terbuka dan dengan alasan-alasan ilmiah, mengajak para penganut Hindu untuk segera memeluk agama Islam dan sekaligus mengimani risalah yang dibawa oleh Rasulullah saw, karena menurutnya, sebenarnya Muhammad Rasulullah saw adalah sosok yang dinanti-nantikan sebagai sosok pembaharu spiritual.

Prof. WAID BARKASH (penulis buku) yang masih berstatus pendeta besar kaum Brahmana mengatakan bahwa ia telah menyerahkan hasil kajiannya kepada delapan pendeta besar kaum Hindu dan mereka semuanya menyetujui kesimpulan dan ajakan yang telah dinyatakan di dalam buku. Semua kriteria yang disebutkan dalam buku suci kaum Hindu (Wedha) tentang ciri-ciri “KALKY AUTAR” sama persis dengan ciri-ciri yang dimiliki oleh Rasulullah Saw.

Dalam ajaran Hindu disebutkan mengenai ciri KALKY AUTAR diantaranya, bahwa dia akan dilahirkan di jazirah, bapaknya bernama SYANUYIHKAT dan ibunya bernama SUMANEB. Dalam bahasa sansekerta kata SYANUYIHKAT adalah paduan dua kata yaitu SYANU artinya ALLAH sedangkan YAHKAT artinya anak laki atau hamba yang dalam bahasa Arab disebut ABDUN.

Dengan demikian kata SYANUYIHKAT artinya “ABDULLAH”. Demikian juga kata SUMANEB yang dalam bahasa sansekerta artinya AMANA atau AMAAN yang terjemahan bahasa Arabnya “AMINAH”. Sementara semua orang tahu bahwa nama bapak Rasulullah Saw adalah ABDULLAH dan nama ibunya AMINAH.

Dalam kitab Wedha juga disebutkan bahwa Tuhan akan mengirim utusan-Nya kedalam sebiuah goa untuk mengajarkan KALKY AUTAR (Petunjuk Yang Maha Agung). Cerita yang disebut dalam kitab Wedha ini mengingatkan akan kejadian di Gua Hira saat Rasulullah didatangi malaikat Jibril untuk mengajarkan kepadanya wahyu tentang Islam.

Bukti lain yang dikemukakan oleh Prof Barkash bahwa kitab Wedha juga menceritakan bahwa Tuhan akan memberikan Kalky Autar seekor kuda yang larinya sangat cepat yang membawa kalky Autar mengelilingi tujuh lapis langit. Ini merupakan isyarat langsung kejadian Isra’ Mi’raj dimana Rasullah mengendarai Buroq

Sumber:

Dikutip dari buletin Aktualita Dunia Islam no 58/II Pekan III/februari 1998
http://labbaik.multiply.com/journal/item/8
dan http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3836552

Tip Merubah Tampilan Facebook Anda

Jika sobat suka pesbukan, mungkin sobat sangat familiar dengan warna tampilan dari situs jejaring social paling fenomenal saat ini. Ya, tampilan facebook biasanya berwarna biru ketuaan. Kalau dalam tool photoshoop warnanya memiliki kode 3c66ba. Terkadang hal ini membosankan terutama bagi sobat yang ingin variasi warna dan tampilan yang berbeda.

Nah, bagi sobat yang merasa bosan dengan theme facebook yang warna biru tua itu itu aja, kini sobat bisa merubah tampilannya sesuai dengan selera sobat. Sobat bisa ganti warnanya menjadi warna pilihan sobat sehingga dalam penggunaan facebook, sobat bisa mengganti tema layaknya pada jejaring social lain seperti frendester, twiter, myspace atau multiply. Berikut ini diterangkan cara-caranya. Ikuti saja langkah-langkahnya!

Cara Pertama (untuk pengguna browser Mozilla Firefox)

-) Download dan Install https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/2108

-) Pilih tampilan yg kamu mau di http://userstyles.org/styles/site/facebook.com

-) Klik “Load Into Stylish”

-) Save dan Refresh Facebook Page anda

Cara Kedua (untuk pengguna browser Mozilla Firefox and Internet Explorer)

-) Kunjungi http://www.yontoo.com/DownloadFFClient.aspx

-) pilih “Start Install”

-) Install Add-ons dan Restart Mozila

-) Install PageRage (http://apps.facebook.com/pagerage/) di facebook

-) Pilih tampilan yang diinginkan

-) Lihat profile anda

Oke, sobat! Selamat menikmati tampilan facebook sobat yang baru. Oh iya perlu diketahui oleh sobat bahwa perubahan tampilan itu hanya terjadi pada laptop atau computer sobat yang telah diinstall addons –nya. Jadi tidak berlaku bagi teman-teman sobat yang melihat profil sobat.